Bahasa Jepang
UNGKAPAN ATAU EKSPRESI UMUM
Dalam melayani tamu ada beberapa ungkapan khusus yang umum digunakan dalam dunia pariwisata dengan bahasa Jepang. Ungkapan-ungkapan tersebut dijelaskan sebagai berikut:
1. Irasshaimase
Ketika tamu memasuki hotel atau restoran, sebagai hotelier/waiter dapat menggucapkan “irasshaimase” atau lebih lengkapnya “youkoso irasshaimase”. Kata ini dapat diartikan sebagai “selamat datang”.
2. Arigatou gozaimasu
Kata ini adalah kata yang digunakan untuk mengucapkan rasa terima kasih kepada tamu. Dalam konteks umum sering dijumpai seseorang menggantikan kata ini dengan hanya dengan mengucapkan “arigatou”. Hal ini tentu harus dihindari dalam percakapan dengan tamu. Tingkat kesopanan dalam “arigatou gozaimasu” dan “arigatou” memiliki nilai rasa tersendiri, sehingga penting untuk berlatih membiasakan hal ini untuk menambah kesopanan sebagai seorang pramuwisata.
3. Osoreirimasu
Kata ini kira-kira hampir sama dengan “sumimasen” atau “chotto” yang biasa digunakan untuk meminta perhatian seseorang atau memanggil seseorang. Dalam hal melayani tamu, kata “osoreirimasu” lebih baik digunakan karena memiliki nilai kesopanan yang tinggi.
4. Moushiwake arimasen /
Moushiwake gozaimasen
Pada konteks percakapan umum, kata “sumimasen, gomennasai, atau gomen ne” (jika dengan teman) digunakan untuk mengekspresikan permohonan maaf seseorang. Akan tetapi permohonan maaf yang ditujukan untuk wisatawan, harus dihindari untuk menggunakan kata-kata tersebut. Kata yang umum dalam konteks tersebut adalah “moushiwake arimasen” atau “moushiwake gozaimasen”.
5. Kashikomarimashita
Kata ini bermakna sama dengan “wakarimashita”, yaitu mengekspresikan balasan seorang pelayan saat dia mengerti akan permintaan tamu. Dalam dunia pelayanan seperti ini, lebih terasa elegan jika menggunakan “kashikomarimashita”.
6. Omatase itashimashita
Kata ini digunakan ketika seorang tamu harus menunggu atau seorang pelayan telah membuat tamunya menunggu karena suatu hal. Dalam bahasa Indonesia kata ini (mungkin) dapat diartikan “maaf telah membuat Anda menunggu”.
7. Sousou omachi kudasai
Digunakan ketika meminta tamu menunggu untuk suatu hal tertentu. Dalam konteks percakapan biasa dengan teman sering menggunakan kata “chotto matte kudasai” atau hanya “chotto matte saja”. Hal ini harus dihindari ketika berbicara dengan tamu. Sama seperti penjelasan diatas, “sousou omachi kudasai” memiliki nilai rasa kesopanan lebih tingi.
8. Mou ichido onegashimasu
Saat meminta tamu untuk mengulangi ucapan yang sedikit susah ditangkap, maka menggunakan kata “mou ichido onegashimasu”. Ada beberapa ungkapan lain yang juga senada dengan kata tersebut, misalnya “mou ichido itte kudasai” atau “mou ikkai” yang semua bermakna “tolong ulangi sekali lagi”, tetapi kata-kata yang disebutkan terakhir ini tidak dapat digunakan untuk berbicara dengan tamu. Hal ini berkaitan dengan nilai rsa kesopanan yang harus ditunjukkan kepada tamu.
9.
Shitsurei shimasu /
Shitsurei itashimasu
Kata ini digunakan saat mengucapkan permisi untuk masuk atau meninggalkan ruangan. “shitsurei shimasu” digunakan untuk memasuki ruangan. Sedangkan “shitsurei itashimasu” diucapkan untuk meninggalkan ruangan.
Komentar
Posting Komentar